Incar Keuntungan Besar, P3TGAI Lumbung Tani Muda Bakal Dilaporkan 

DURASI24.COM||BEKASI – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) sumber dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) Provinsi Jawa Barat melalui kelompok tani di Kabupaten Bekasi berujung bakal dilaporkan. Minggu (04/06/2023).

Pasalnya, seperti P3A Lumbung Tani Muda desa karangharja Kecamatan Pebayuran dalam pengerjaan dan pelaksanaanya sangat tidak berkualitas. Pemasangan nya pun tidak memakai pondasi, sehingga secara kuantitas dan ketahanan nya pun diyakini tidak akan sekuat apa yang diharapkan para petani.

Ayub Dhea Sekjen LPPMD Jawa Barat saat dimintai tanggapan mengatakan akan melaporkan kegiatan yang ditangani muhammad ke penegak hukum dan ke pihak BBWS karna diduga memperkaya diri, dan terkesan meraup keuntungan besar.

“Kaitan kegiatan P3TGAI yang dikerjakan secara asal asalan akan kami laporkan ke penegak hukum dan pihak bbws, karena mau bagaimanapun pengerjaan yang tidak sesuai dan curi spek akan merugikan negara. Terlebih lagi dampak buruknya akan terasa oleh petani”.pungkasnya dengan geram

Hal senada dikatakan Wakil Ketua II Organisasi Masyarakat (ORMAS) Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Erlangga, meminta Pihak terkait agar turun gunung untuk melakukan sidak terhadap kegiatan P3TGAI yang dikerjakan oleh ketua kelompok tani yang nakal dan diduga ingin memperkaya diri.

“Kami meminta Pihak terkait turun gunung untuk melakukan sidak terhadap kegiatan P3TGAI yang dikerjakan oleh ketua kelompok tani yang nakal dan diduga ingin memperkaya diri”.tandasnya

Diketahui kegiatan yang bersumber dana dari APBN Tahun Anggaran 2023 dengan nomer kontrak HK.02.01/PPK OPSDA II-Av/208/2023 dan nilai pagu Rp. 195.000.000, diduga pihak kelompok tani ingin merauk keuntungan besar dengan mencuri tinggi satu batu dengan cara tidak digali dan bertumpuk pada tepi sawah sebagai pondasi. (Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *