DURASI24.COM||BEKASI _ Usai ramai diberitakan jauh dibawah spesifikasi ditambah ketidak propesionalnya dalam menjalankan tugas pengawas dan konsultan, proyek Pengguna Sarana, Prasarana dan Utilitas Sekolah Pemagaran Sekolah SMPN 1 Kedungwaringin melalui Dinas Cipta Karya Kabupaten Bekasi sumber dana APBD Tahun 2023 dikerjakan CV. Purwasari Karya Mandiri mulai terkuak.
Berawal ketidakpatutan oknum pengawas dan konsultan berinisial SY dan TP yang dengan sengaja diduga memerintahkan pelaksana pengerjaan proyek pemagaran, yakni diperintahkan pemasangan batu diatas pondasi lama. Jumat (21/07/2023)
Sikap tak terpuji oknum pengawas dan konsultan sangat terlihat jelas. Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, oknum tersebut memilih memblokir no telepon wartawan yang hendak meminta keterangan atas ucapan yang sebelumnya memerintahkan pelaksana untuk bekerja tidak maksimal.
Sebelumnya, dugaan permainan kongkalikong tersebut ialah pihak rekanan dengan sengaja mengerjakan kegiatan tersebut jauh dibawah spesifikasi, dan pihak pengawas serta konsultan dengan sengaja menutup mata dan telinga dengan bertujuan mengincar keuntungan besar. Kamis (20/07/2023)
Menurut pekerja lapangan saat ditemui di lapangan, kegiatan pemasangan batu yang diatas pondasi lama kata ia disuruh sama Pengawas dan Konsultan, agar memasang batu di atas pondasi yang lama. Parahnya lagi hasil cek di lokasi pekerjaan didapati sejumlah bahan material bekas bangunan lama dipergunakan kembali.
“saya disuruh sama Pengawas dan Konsultan Pak Suryaman dan Pak Topik agar memasang batu di atas pondasi yang lama gak usah di bongkar”ujar pekerja
Melihat kejadian tersebut, Sekjen LSM LMPD Jawa Barat Ayub Dhea mengecam keras, pihak rekanan nakal yang mencuri spek. Konsultan pengawas yang bertugas tak mampu mengemban tugas dan kewajibannya sebagai konsultan pengawas, bahkan kuat dugaan adanya kongkalikong antara konsultan pengawas dengan penyedia jasa,
Dalam hal ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), harus punya Nyali dan bertanggung jawab menegur pengawas konsultan dan kontraktor yang nakal, di dalam pelaksanaan pembangunan pemagaran ini, jangan sampai ada dugaan tidak mau tau alias tutup mata. dan bila perlu CV. Purwasari Karya Mandiri Blacklist.
“Saya meminta kepada dinas terkait untuk kroscek dan blacklist Cv nakal yang mencuri spek untuk keuntungan pribadi. Dan untuk Pengawas dan Konsultan yang diduga ikut maen kongkalikong dengan pemborong pecat saja”,Tandasnya.











