DURASI24.COM||BEKASI _ Pemeliharaan pembangunan lingkungan dan pemagaran pematokan lahan Balai Benih dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang yang berlokasi di kp Tambun Desa Karangharja Kecamatan Pebayuran dari APBD Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2023 yang bernilai Rp. 625.509.000.( Enam ratus dua puluh lima juta lima ratus sembilan ribu rupiah) yang di kerjakan oleh PT. Putra Pagar Batu, dalam pengerjaannya diduga melenceng dari Spek.
Menurut Sasmita warga setempat, kaitan pemagaran balai benih yang menurut penilaian nya kurang mengarah pada ketentuan dan bisa dipastikan tidak sesuai spesifikasi karena dalam teknis pengerjaan, kata ia kurang objektif.
Di antaranya penggalian pondasi, cuma hanya di plester tipis untuk penopang balokan coran dan menggunakan matrial adukan pasir semen dan batu seprit, pasirnya pun terlihat kurang berkualitas, dan menurutnya, ini di ragukan untuk kualitas dan kuantitasnya, yang di khawatirkan bangunan pemagaran tersebut tidak bertahan lama.
“Saya berharap kepada Dinas terkait untuk turun lakukan langkah , cek and ricek dan di evaluasi kegiatan pemagaran yang berlokasi di Kp Tambun Desa Karangharja Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,”ucap Sasmita. Minggu (09/07/2023)
Ia berharap, kegiatan pekerjaan pemagaran pematokan balai benih tersebut supaya kokoh dan bagus agar bisa bertahan lama, ia juga menyarankan kepada pihak kontraktor atau pelaksana lebih profesional dalam bekerja jangan hanya sebatas kerja.
“ini uang negara yang bersumber dari kita masyarakat, semuanya ada pertanggung jawabannya secara hukum.”tutupnya












