DURASI24.COM||BEKASI_Penilaian Kinerja Kepala Sekolah atau sering disebut PKKS adalah suatu kegiatan rutin tahunan untuk menilai kinerja dari Kepala Sekolah, karena dengan adanya penilaian, diharapkan menjadi Kepala Sekolah yang profesional dalam merumuskan sebuah mutu lulusan dari sekolah dalam kepemimpinan.
Kendati demikian, kegiatan yang seharusnya dilakukan di sekolah tersebut berbanding terbalik dengan apa yang terjadi pada realitanya. SMAN 1 Pebayuran misalnya, salah satu sekolah yang diduga melaksanakan kegiatan PKKS diluar sekolah tepatnya di rumah makan saung beureum gurame yang berlokasi di kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang.
Pada Durasi24.com Marsan selaku kepala sekolah SMAN 1 Pebayuran saat jumpai di lokasi pemeriksaan menjelaskan, kalau ini kegiatan PKKS yang merupakan suatu acara tahunan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa barat, Kamis(16/11/2023).
“Ini kegiatan PKKS yang merupakan suatu acara tahunan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa barat adapun pengawasnya bernama Pak Enu”, Jelas Marsan
Namun saat ditanya poin apa saja yang dinilai oleh pengawas Dinas Provinsi Jawa Barat. Marsan berdalih , ini merupakan istirahat sambil makan siang. Dan selanjutnya ke Sekolah.
“Bang hari ini saya sangat lelah. Intinya acara PKKS”, Singkatnya
Diwaktu yang berbeda, Bendahara SMAN 1 Pebayuran Ade Nurali saat dikonfirmasi oleh Durasi24.com mengatakan kalau sehabis acara makan siang tidak ada kegiatan penilaian disekolah.
“Ga ada lanjutan lagi bang, langsung pulang dan pengawas pun langsung pulang ke provinsi”,Ujar Ade.
Adanya kegiatan penilaian kinerja yang dilakukan diluar sekolah oleh SMAN 1 Pebayuran diduga kuat adanya permainan antara Kepala Sekolah dan Pengawas Dinas Provinsi, entah untuk memuluskan aksinya ataupun untuk menutupi kebobrokan sang kasek saat memimpin SMAN 1 Pebayuran. (Aris)












