DURASI24.COM // KUDUS _ Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 9 yang dikenal dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama Ibu PKK menggelar pelatihan berjudul “Konten Kreatif dan Positif Bertema Pancasila” di Balai Desa Glagah Kulon, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada hari Jum’at 19 Juli 2024 tadi dengan penuh semangat.
“Selama sesi pelatihan, peserta diberikan materi mengenai teknik pembuatan konten yang efektif dan etis termasuk tata cara merancang konten yang menarik, cara menggunakan platform digital secara bijaksana, dan cara memperluas pesan-pesan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,”Beber Teguh Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades)
Menurut Teguh selaku Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) dalam pelatihan tersebut ia mengatakan, semua peserta diberikan materi tentang teknik pembuatan konten, dengan cara menggunakan platform digital secara bijaksana. Pembuatan konten dalam pelatihan ini memanfaatkan aplikasi CapCut, website Canva dan Platform Shopee. Minggu (11/08/2024)
Ia menambahkan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali peserta dengan keterampilan dalam membuat konten digital untuk mempromosikan produk hasil UMKM masyarakat yang tidak hanya menarik dan inovatif, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, keadilan sosial, dan nasionalisme.
“Peserta diajarkan teknik-teknik pembuatan konten yang sesuai dengan etika dan tanggung jawab sosial,” Tambahnya
Oleh karena itu Teguh menekankan, pentingnya peran konten kreatif dalam mempromosikan produk hasil UMKM di Desa Glagah Kulon, tanpa mengesampingkan nilai-nilai Pancasila. Di era digital ini, konten yang positif dan edukatif sangat diperlukan untuk membangun karakter dan kecintaan terhadap nilai-nilai Pancasila.
Lanjut Ia, mayoritas masyarakat di Desa Glagah Kulon memiliki usaha peternakan lebah, sehingga melalui pelatihan Konten Kreatif dan Positif Bertema Pancasila diharapkan masyarakat dapat memperoleh dampak positif dalam memasarkan produknya. Pemasaran produk ini dapat dilakukan melalui platform shopee, lalu masyarakat juga dapat membuat video dan pamflet promosi yang menarik menggunakan aplikasi CapCut dan Canva.
“Dengan harapan, bahwa setiap peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dan menjadi pionir dalam menciptakan konten yang menarik serta dapat memasarkan produknya di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,”Harapnya
Kegiatan ini sebagaian dari usaha untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat dalam memanfaatkan media digital. Kemajuan era digital mendorong setiap individu untuk dapat menyebarkan hal-hal positif, dan konstruktif dalam mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap karya yang dihasilkan. (Red)












