DURASI24.COM||Karawang_Konflik saling tuduh Antara BPD dengan Pemerintah Desa Batujaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang yang terus bergulir, gara gara adanya pengurangan/potongan dana operasional, yakni dari nominal 11.000.000. menjadi 3.000.000 kini mendadak viral. Kamis (23/02/2023).
menanggapi hal tersebut Asep Saiful Anwar yang juga merupakan aktivis pentolan sekertaris Komite Nasional Indonesia Kabupaten Bekasi periode 2014-2017 menyayangkan adanya persoalan pengurangan dana operasional BPD oleh pemdes Batujaya.
” Kalau memang bersih kenapa risi, gak elok lah bang,” singgung Asep.
Asep menyampaikan, seharusnya pihak pemerintah Desa Batujaya menjelaskan dengan gamblang kepada BPD, agar persoalan yang selama ini ramai di media tidak menjadi ramai dikalangan publik.
” Kepala Desa harus trasfaran dalam mengelola keuangan negara karena itu sudah menjadi kewajiban. Saya menduga pasti ada sesuatu dibalik perseteruan antara pemdes dengan BPD,” bebernya
Dengan demikian menurut Asep, Aparat Penegak Hukum harus merespon adanya kemelut internal antara pemdes dengan BPD, agar masyarakat/atau publik tidak ber, asumsi yang negatif. Kegaduhan tersebut menjadi dasar institusi penegak hukum untuk memanggil Pemdes Batujaya dan BPD, guna mengklrafikasi.
” Saya meminta APH segera memeriksamya, ini kan kaitan anggaran, jangan sampai ada pembiaran, inikan jelas, menurut BPD ada pengurangan dana operasional 8 juta rupiah dari 11 juta kini menjadi 3 juta.”tutupnya. (Akli)






