DURASI24.COM||SEMARANG _ Dalam rangka membantu pemerintah dalam meningkatkan angka literasi digital di Indonesia, mahasiswa tim program kreativitas mahasiswa bidang kewirausahaan Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan sosialisasi tour untuk memperkenalkan produk inovasinya.
Produk inovasi yang dibuat oleh tim PKM-K ini adalah game online bernama “Parum Legis” Sejauh ini, sosialisasi yang telah dilakukan oleh tim PKM-K yang diketuai oleh Diyah Anggun Febriyanti di bawah bimbingan Ayup Suran Ningsih, S.H., M.H., LL.M. dosen Fakultas hukum ini sebanyak 3 sekolah yaitu di SMP Negeri 21 Semarang, SMA Negeri 1 Lasem, dan SMA Negeri 9 Semarang.
Dijelaskan, Parum Legis ini merupakan salah satu upaya eskalasi literasi hukum melalui game online berdasarkan prinsip Pendidikan pada sustainable development goals. Kamis (12/10/2023).
“Harapannya dalam kegiatan sosialisasi ini, para pelajar dan mahasiswa dapat memiliki kesadaran akan pentingnya literasi hukum dan dapat mengenal serta belajar hukum dengan cara yang menyenangkan,” ungkap Diyah Anggun, selaku ketua tim PKM-K.
Dalam proses sosialisasi, Tim PKM-K melibatkan peran aktif pelajar maupun mahasiswa untuk dapat interaktif selama sosialisasi berlangsung. Antusiasme pelajar dan mahasiswa dalam menyambut kehadiran game online Parum Legis ini sangat baik.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, dilanjutkan sesi simulasi bermain game dan tanya jawab kemudian diakhiri dengan sesi pemilihan brand ambassador kelas sebagai penggerak dan pintu pemasaran kedepannya.
Beberapa testimoni dan tanggapan dari para pelajar SMP dan SMA. Iqbal Khahfi Mutiara Bintang salah satu siswa SMA Negeri 1 Lasem,
atas diselenggarakan sosialisasi terkait peningkatan literasi hukum melalui game online ini mengungkapkan hal yang positif.
“Sosialisasi yang di lakukan sangat asik dan menarik, serta dapat membantu saya untuk mengetahui apa itu hukum, menurut saya pribadi turut senang dengan adanya inovasi teknologi seperti ini untuk memudahkan kita belajar dan mengetahui hukum-hukum yang jarang kita ketahui” ujarnya. (Tgh)








